Posted by: binaman | February 22, 2012

Control Self-Assessment (CSA) Basic – Advance

Control Self-Assessment (CSA) Basic – Advance 
Selasa – Rabu, 28 – 29 Februari 2012, pukul 09:00 – 16:00 WIB
Harris Hotel, Tebet/Aryaduta Hotel, Semanggi, Jakarta
Bonus : Tas Eksklusif BMI dan Flashdisk


Training Description :

Manajemen risiko tanpa sistem pengendalian yang andal tidak akan berjalan secara efektif. Untuk itu, perusahaan perlu mengembangkan sayapnya di kedua sisi tersebut dengan menerapkan integrated enterprise risk management yang di dalamnya mencakup risk management dan pengendalian internal.

Control Self-Assessment (CSA) adalah proses dan metode yang merupakan best practice yang banyak digunakan di berbagai organisasi laba maupun nirlaba. CSA dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan kemampuan manajer dan karyawan dalam proses identifikasi objective-risks-controls yang melekat pada proses bisnis sehingga mereka dapat mengelola risiko-risiko inheren maupun risiko-risiko kontrol/pengendalian dengan lebih efektif. Di samping itu, CSA membantu meningkatkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab unit kerja atas efektivitas dan efisiensi operasi, keandalan laporan (keuangan dan operasional) serta kepatuhan kepada kebijakan, standar dan peraturan yang berlaku.

Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam penerapan Control Self-Assessment (CSA) di perusahaan atau unit kerja mereka secara efektif. Pemaparan materi akan disampaikan secara runtut, dengan berbagai contoh nyata dan simulasi.

Metode Pelatihan :

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Outline :

  1. Dasar-dasar CSA
    1. Arti penting pengendalian
    2. Kepemilikan dan kebertanggungjawaban atas pengendalian
    3. Kebergantungan pada keahlian operasional (process owners)
    4. Perbandingan CSA dengan tradisional teknik evaluasi risiko dan pengendalian
    5. Kerjasama, partisipasi, dan kemitraan dalam pengelolaan risiko
  2. Business Objectives dan Kinerja Organisasi
    1. Proses perencanaan strategik dan operasional
    2. Penetapan sasaran (objectives), termasuk penyelarasannya dengan misi dan nilai-nilai organisasi
    3. Pengukuran kinerja (finansial, operasional, kualitatif)
    4. Kinerja manajemen (menyelaraskan objektif/sasaran individu, kelompok dan organisasi, serta merancang insentif yang konruen)
    5. Teknik pengumpulan dan validasi data (benchmarking, audit, uji consensus, dll.)
  3. Identifikasi Risiko dan Asessment
    1. Teori tentang risiko (definisi risiko, hubungan risiko dengan sasaran strategik, operasional, atau proses)
    2. Toleransi risiko, risiko residual, dan eksposur
    3. Pemodelan dan kerangka kerja risiko
    4. Memahamai risiko-risiko inheren dalam proses bisnis
    5. Teknik manajemen risiko/cost-analysis benefit (transfer, kelola, terima, share dan analisis atas dampak, manfaat dan biaya risiko)
  4. Pengendalian dan Penerapannya
    1. Tatakelola perusahaan, teori tentang pengendalian dan model-model pengendalian
    2. Teknik untuk menetapkan tingkat efektivitas pengendalian (reviu, audit, dan teknik asesmen lainnya)
    3. Hubungan antara pengendalian informal dan formal
    4. Teknik untuk mengevaluasi pengendalian formal
    5. Teknik untuk mengevaluasi pengendalian informal
    6. Teknik dokumentasi pengendalian (flowcharting, pemetaan proses bisnis, control charts, kuesioner)
    7. Perancangan dan aplikasi pengendalian (merancang sasaran pengendalian, merancang pengendalian preventif, detektif, korektif baik formal maupun informal, dan cost/benefits)
    8. Metode untuk menilai dan mengkomunikasikan efektivitas sistem pengendalian internal.
  5. Mengintegrasikan Program CSA ke dalam bisnis proses
    1. Berbagai pendekatan dalam CSA
    2. Teknologi pendukung CSA
    3. Cost-benefit analysis penerapan proses CSA
    4. Memahami perilaku organisasi (struktur, filosofi, kultur, gaya manajemen dan tatakelola)
    5. Proses perencanaan strategik dan operasional
    6. Manajemen perubahan dan business process reengineering (BPR)
    7. Teknik presentasi untuk pengintegrasian yang berhasil
    8. Proses organisasional untuk risiko dan pengendalian (manajemen mutu, manajemen risiko, keselamatan kerja, lingkungan, dan audit)
    9. Mekanisme umpan balik
    10. Metodologi atau teknik perencanaan program CSA
  6. Elemen-elemen Proses CSA
    1. Prioritas dan kepentingan manajemen
    2. Manajemen proyek dan logistic
    3. Business objectives, proses, tantangan, dan ancaman dalam proses review
    4. Identifikasi dan alokasi sumber daya CSA (peserta, tim CSA)
    5. Mengkaji budaya
    6. Teknik pengembangan pertanyaan
    7. Teknologi pendukung proses CSA
    8. Teknik dan peranti fasilitasi
    9. Dinamika kelompok
    10. Kesadaran akan fraud (red flag, komunikasi dan investigasi, bukti)
    11. Peranti dan teknik analisis/evaluasi (analisis tren, sistesis data, scenario)
    12. Formulasi rekomendasi dan tindak lanjut (praktis, mungkin dilakukan dan cost effective)
    13. Sifat dari bukti evaluasi (memadai, relevan, dan lengkap)
    14. Teknik dan pertimbangan dalam pelaporan CSA (jenis, audiensi, isu sensitif, akses ke dalam informasi)
    15. Teknik motivasi (menciptakan dukungan dan komitmen)
    16. Teknik pemantauan, pelacakan dan tindak lanjut
    17. Kesadaran akan pertimbangan aspek legal, regulatori, dan etika
    18. Mengukur efektivitas program CSA

Who should attend ?

Risk Management Director, Risk Management Manager dan departemen lain yang terkait dengan bagian manajemen resiko perusahaan

Fee/Investasi : Rp 3.350.000,-

  • Rp 3.100.000,- (Early Bird) untuk pembayaran sebelum tanggal 21 Februari 2012
  • Rp 3.250.000,-/orang untuk pendaftaran group 2 orang peserta

Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul & Certificate Of Accomplishment

Course Leader :

Drs. Deddy Jacobus, CIR, CCSA

Jacobus menyelesaikan masa studi Post Graduate Program-nya di Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Beliau juga sebagai Founder dan Technical Advisor, JPM & Partners, perusahaan konsultan pelatihan manajemen, asosiasi para professional manajemen risiko. Pengalaman Jacobus sebagai seorang praktisi atau konsultan Risk Management diantaranya konsultan Enterprise Risk Management (ERM) untuk pengembangan Pedoman, perancangan struktur organisasi dan SOP untuk Implementasi ERM di PT Sucofindo (Persero), Konsultan pengembangan standard operating procedures (SOP) untuk penerapan Kode Etik Manajemen Risiko, Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR). Pengalaman lain adalah sebagai Instruktur Risk Awareness Building di PT PLN (Persero) Kantor Pusat, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Samudera Indonesia, Konsultan dan Project Manager IRPA untuk Risk Awareness Building di PT Bank Bumiputera Tbk, Konsultan untuk ERM di PT Askes (Persero), PT Sucofindo, PT Jamsostek, Perum Pegadaian, Perum Perhutani.

Sertifikasi

  1. trainer Certified in Control Self-Assessment (CCSA), the Institute of Internal Auditors, Florida, USA
  2. certified training provider Badan Sertifikasi Manajemen Risiko. Eksekutif di Indonesian Risk Professional Association (IRPA).

Original Link : http://www.binamanajemen.com/index.php/events/read/2011/12/21/203301/312/control-self-assessment-csa-basic-advance.html


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: