Posted by: binaman | September 16, 2008

Improving Your Equipment Productivity Through Total Productive Maintenance & Overall Equipment Effectiveness

Selasa – Rabu, 14 – 15 Oktober 2008, pukul 09:00 – 16:30 WIB
Harris Hotel, Tebet/The Park Lane Hotel, Casablanca

: : BONUS ! ! FLASHDISK : :

Workshop Description
Equipment atau mesin dalam industri manufaktur berbasis padat modal ataupun semi padat modal merupakan salah satu jenis investasi ataupun asset yang paling utama dari suatu perusahaan yang harus selalu dipelihara dan ditingkatkan efektivitasnya maupun efisiensinya. Sayangnya pada kebanyakan implementasi dari pemeliharaan, perusahaan hanya menerapkan pemeliharaan jenis Breakdown Maintenance, yaitu melakukan perbaikan/pemeliharaan manakala terjadi kerusakan, Dengan konsep breakdown maintenance ini tentu efektivitas dan efisiensi proses tidak akan meningkat dan itu berarti menyia-nyiakan asset perusahaan.

Sudah saatnya pihak manufaktur harus mendefinisikan dan menata ulang Konsep dan Sistem Maintenance mereka, dimana konsep dan sistem yang baru tersebut tidak hanya mampu memastikan bahwa equipment yang dimiliki bisa menghasilkan High Quality Product tetapi juga bisa mengukur efisiensi secara menyeluruh dari equipment maupun fasilitas yang dimiliki serta bisa mengidentifikasi masalah serta memberikan sinyal improvement yang harus dilakukan.

Sistem pemeliharaan ini dikenal dengan Total Productive Maintenance (TPM) dengan pengukur efisiensi-nya yang merupakan driver dari TPM itu sendiri yaitu: Overall Equipment Effectiveness (OEE).

Metode Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan. Dan beberapa kasus best practice perusahaan MNC.

Outline

  1. The Heart of TPM
    • The origin of TPM, mengetengahkan sejarah perkembangan TPM dari Breakdown Maintenance sampai menuju ke era TPM. Dengan materi ini client/peserta akan memahami bahwa organisasinya sedang berada pada era maintenance yang mana (Gap Analysis)
    • Basic Concept & the principles of TPM, membahas topik tentang apa yang dimaksud dengan TPM, mengapa kita perlu TPM dan apa sebenarnya sasaran dari TPM itu sendiri.
    • TPM advantage & Result, memberikan gambaran keuntungan yang akan didapatkan oleh client jika TPM diterapkan pada organisasinya. Advantage yang dibahas tidak hanya buat perusahaan tetapi juga buat operator/karyawan.
    • The 8 Pillars of TPM, membahas tentang pilar-pilar yang menegakkan jalanya roda TPM. Dengan memahami pilar-pilar ini maka client akan mendapatkan gambaran lebih jelas tentang tantangan aktivitas TPM yang akan dihadapi.
    • The basic of 5S, mengingatkan ulang akan pentingnya 5S yang merupakan fondasi dasar dari semua aktivitas TPM dalam topik ini phylosophy 5S akan dibahas dan didiskusikan bersama
  2. Measurement of TPM
    • The TPM Measurement, membahas tentang hal-hal yang dijadikan tolok ukur dari TPM
    • OEE and the Components, mengetengahkan tentang komponen-komponen dalam OEE serta penggambaran atas tiap-tiap komponen OEE. Didalam sesi ini akan dibahas pula tentang Time Mapping untuk memperjelas pemahaman tentang komponen OEE.
    • The Study Cases of OEE calculation, membahas tentang contoh perhitungan OEE beserta komponennya. Dalam sesi ini juga akan dibahas contoh perhitungan untuk equipment yang dimiliki oleh client.
    • The 6 big lossess, dalam sesi ini peserta diajak untuk meng-eksplorasi pemborosan waktu bisa terjadi selama proses produksi yang menyebabkan turunnya effisiensi dari equipment.
  3. Implementasi TPM
    1. Mengenal implementasi dari dasar-dasar OEE
    2. Mengenal program aplikasi untuk pengukuran OEE
    3. Mengenal dan merencanakan Project Implementasi TPM

Who Should Attend ?
Personnel/supervisor/manager from production, maintenance, engineering and quality department.

Investasi : Rp 2.950.000,-
Include : Lunch, 2x Coffee Break, Modul, CD Modul, & Certificate Of Accomplishment

Course Leader

Iwan Nova, MBA, CPIM
Pengalaman 17 tahun dalam bidang manufacturing beberapa perusahaan MNC seperti Mitsubishi Electric, Sony, Mattel, Pirelli Cables. Lulus dari ITB teknik elektro dan mendapatkan MBA dari Monash University, mendapatkan sertifikasi CPIM (Certified Production Inventory Management) yang dikeluarkan oleh APICS (American Production Inventory Control Society) pada tahun 2005. Pernah mengikuti berbagai short courses di manca negara seperti di Amerika, Malaysia, Jepang dan China. Ia telah men-deliver berbagai topik training dalam area operation management di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public.

Ir. Imanadi
Pengalaman 15 tahun dalam bidang manufacturing beberapa perusahaan MNC seperti AT&T, Pirelli Cables & Geomed. Lulus dari ITS Teknik Mesin. Ia telah memberikan beberapa topik training in house di beberapa perusahaan.

Pernah memimpin sebuah departemen dengan jumlah karyawan lebih dari 500 orang di AT&T dan Geomed Indonesia.

Link lain : http://www.binamanajemen.com/view.php?course=92
Pendaftaran : http://www.binamanajemen.com/registration.php?course=92


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: